Pemasangan Penangkal Petir PT.Industri Kapal Indonesia

Pemasangan Penangkal Petir Atap Gedung di PT. Industri Kapal Indonesia di Makassar, Sulawesi Selatan.

Pemasangan Penangkal Petir Elektrostatis Jembatan Sirnoboyo, Pacitan

Pemasangan Penangkal Petir Elektrostatis Di Jembatan Sirnoboyo Pacitan yang menggunakan Head Elektrostatis dengan Radius 150 M,

Project Penangkal Petir Elektrostatis PT. INKA Persero

Pemasangan Penangkal Petir Atap Gedung Menggunakan head viking V.6 dengan radius perlindungan 120 Meter.

Project Penangkal Petir Atap Gedung PT. BONDVAST INDO SUKSES

Pemasangan penangkal petir atap gedung menggunakan head KURN dengan radius perlindungan 150 Meter.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Project Penangkal Petir Elektrostatis Jembatan Sirnoboyo Pacitan

Pemasangan Penangkal Petir Elektrostatis Di  Jembatan Sirnoboyo Pacitan yang menggunakan Head Elektrostatis dengan Radius 150 M,
















Pemasangan Penangkal Petir

Pemasangan Penangkal Petir


Sebagai ahli dan spesialisasi dalam pemasangan penangkal petir baik pemasangan konvensional maupun elektrostatis dengan radius proteksi tertentu sesuai spesifikasi air terminal dari penangkal petir. Menggunakan teknik pemasangan penangkal petir secara langsung pada atap gedung maupun menggunakan tiang tunggal sebagai instalasi pendukung dengan ketinggian tiang yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi pada area yang akan dipasang instalasi penangkal petir. Pemasangan dan konstruksi penangkal petir dilakukan oleh tim kami yang telah berkompeten dan ahli pada bidang penangkal petir sehingga hasil dan kualitas pekerjaan dapat kami pertanggung jawabkan kepada customer atau owner. Seluruh komponen untuk pemasangan instalasi penangkal petir akan kami berikan jaminan sesuai dengan spesifikasi yang telah diberikan oleh customer kepada kami, sehingga dapat menjamin kehandalan dan kelayakan instalasi penangkal petir sesuai standar SNI. Kami senantiasa terbuka akan permasalahan, pertanyaan dan komplain dari pihak customer kepada kami mengenai proyek yang sedang dikerjakan, sehingga diperoleh hasil yang sesuai dengan harapan.

Pemasangan Penangkal Petir Konvensional
Penangkal Petir Sistem Konvensional

Pemasangan Penangkal Petir Elektrostatis
Penangkal Petir Sistem Elektrostatis

Apa penangkal petir itu ?

Penangkal petir adalah serangkaian komponen yang memiliki fungsi sebagai penyalur bagi sambaran petir menuju ke permukaan tanah sehingga tidak merusak dan berbahaya bagi benda yang dilewatinya, sehingga menjamin keamanan bagi manusia dan peralatan / instrument industri.


Mengapa harus dipasang penangkal petir ?

Jika kondisi tempat atau bangunan anda terdapat syarat yang diatur dalam peraturan pengawasan penyalur petir PER02/MEN/1989, yaitu :

  • Bangunan terpencil atau tinggi dan lebih tinggi dari pada bangunan sekitarnya, seperti : menara, cerobong, silo, antena pemancar, monumen dan lain-lain;
  • Bangunan dimana disimpan, diolah atau digunakan bahan yang mudah meledak atau terbakar, seperti : pabrik-pabrik amunisi, gudang penyimpanan bahan peledak dan lain-lain;
  • Bangunan untuk kepentingan umum, seperti : tempat ibadah, rumah sakit, sekolah, gedung pertunjukan, hotel, pasar, stasiun, candi dan lain-lain;
  • Bangunan untuk menyimpan barang-barang yang sukar diganti, seperti : museum, perpustakaan, tempat penyimpanan arsip dan lain-lain;
  • Daerah terbuka, seperti : daerah perkebunan, padang golf, stadion olah raga dan tempat-tempat lainnya.

Bagaimana pemasangan penangkar petir itu ?

Pemasangan penangkal petir harus disesuaikan dengan kebutuhan dari luas area. Hal ini berhubungan dengan radius perlindungan yang cocok dan sesuai. Untuk mengetahui besar kecil dari radius perlindungan maka mengacu pada komponen air terminal yang digunakan. Selain itu ketinggian instalasi penangkal petir dari bawah hingga atas juga berpengaruh pada besaran radius perlindungan. Hal ini dapat dilihat dari tabel perlindungan yang ada pada setiap brosur air terminal, sehingga disimpulkan menambah ketinggian instalasi juga berbanding lurus dengan bertambahnya radius perlindungan. Tetapi hal ini kurang efektif, terlebih pada pemasangan dengan instalasi pendukung (tiang tunggal, tower). Seperti yang telah diketahui semakin tinggi instalasi maka dibutuhkan konstruksi khusus, material yang dipakai juga menjadi lebih banyak dan beragam sehingga hargapun menjadi tinggi.


Pemasangan penangkal petir mendapat pengawasan dari dinas tenaga kerja, terutama pada pemasangan pembumian grounding. Hal ini telah diatur pada peraturan menteri tenaga kerja (Permenaker 02/MEN/1989). Sehingga menjadikan instalasi penangkal petir perlu mendapat rekomendasi dan persetujuan dari pihak dinas tenaga kerja setempat. Bentuk persetujuan yaitu diterbitkannya buku ijin pemakaian yang nantinya akan diberikan pada pihak yang memiliki, memakai dan bertanggung jawab pada instalasi tersebut yaitu pengguna (customer). Ijin pemakaian ini sebagai bukti bahwa seluruh data, rangkaian dan kompenen dari instalasi penangkal petir telah sesuai dengan persyaratan dalam peraturan yang berlaku.


Seperti apa pemasangan penangkal petir itu ?

Terdapat tiga macam sistem pemasangan penangkal petir yang ada pada saat ini seperti di bawah ini :

1. Penangkal Petir Sistem Franklin Rod

Merupakan sistem pemasangan penangkal petir yang paling sederhana dari beberapa sistem pemasangan yang ada. Sistem franklin rod meupakan sistem pemasangan pertama yang ditemukan, dan sampai sekarang sistem pemasangan ini masih sering digunakan karena kehandalannya. Tetapi seiring berkembangnya teknologi dan waktu, sistem ini memiliki beberapa kelemahan mendasar yang nantinya akan disempurnakan oleh sistem sesudahnya yang lebih baru dan modern.

Pemasangan Penangkal Petir Franklin Rod
Penangkal Petir Franklin Rod


2. Penangkal Petir Sistem Sangkar Farady

Merupakan penyempurnaan dari sistem pemasangan franklin rod yang dibuat untuk mengatasi kelemahan yang ada pada sistem tersebut. Pada sistem penangkal petir ini menjadi lebih efektif untuk menjangkau titik yang tidak dapat dijangkau dari sistem franklin rod yang memang memiliki keterbatasan.

Pemasangan Penangkal Petir Sangkar Farady
Penangkal Petir Sangkar Farady


3. Penangkal Petir Sistem Elektrostatis

Merupakan sistem baru yang dikembangkan untuk menarik petir dengan jangkauan yang luas, sehingga radius perlindungan akan menjadi lebih luas. Sistem penangkal petir elektostatis ini lebih ramah lingkungan karena menggunakan teknologi early streamer emisions. Sangat dianjurkan untuk memberikan perlindungan area dengan jangkauan yang lebih luas, sehingga dapat menjangkau bagian - bagian terjauh dari area atau bangunan yang ada.

Pemasangan Penangkal Petir Elektrostatis
Penangkal Petir Elektrostatis


Beberapa sistem pemasangan yang telah diuraikan di atas dapat dikondisikan sesuai dengan kebutuhan dan perencanaannya. Jadi sistem mana yang akan dipilih merupakan keputusan yang diambil berdasarkan perhitungan dua faktor penting yaitu faktor teknik dan faktor biaya, sehingga diperoleh produk penyalur petir yang sesuai untuk tempat dan lingkungan yang menjadi sasaran.

Manakah sistem penangkal petir yang cocok bagi tempat saya ?

CV. Bunga Indo Tehnik sebagai spesialis dan ahli dalam bidang ini akan memberikan beberapa tips untuk mengetahui sistem mana yang cocok untuk daerah anda. Mengacu pada kondisi tempat dan bangunan yang dipersyaratkan dalam peraturan pengawasan instalasi penyalur petir di atas yaitu :

Bangunan terpencil atau tinggi dan lebih tinggi dari pada bangunan sekitarnya, seperti : menara, cerobong, silo, antenna pemancar, monument dan lain-lain;
Instalasi yang cocok : sistem franklin rod.

Bangunan dimana disimpan, diolah atau digunakan bahan yang mudah meledak atau terbakar, seperti : pabrik-pabrik amunisi, gudang penyimpanan bahan peledak dan lain-lain;
Instalasi yang cocok sistem sangkar farady dan sistem elektrostatis.

Bangunan untuk kepentingan umum, seperti : tempat ibadah, rumah sakit, sekolah, gedung pertunjukan, hotel, pasar, stasiun, candi dan lain-lain;
Instalasi yang cocok : sistem sangkar farady dan sistem elektrostatis.

Bangunan untuk menyimpan barang-barang yang sukar diganti, seperti : museum, perpustakaan, tempat penyimpanan arsip dan lain-lain;
Instalasi yang cocok : sistem sangkar farady dan sistem elektrostatis.

Daerah terbuka, seperti : daerah perkebunan, padang golf, stadion olah raga dan tempat-tempat lainnya.
Instalasi yang cocok : sistem elektrostatis.

Tips di atas merupakan tips dasar dan garis besarnya saja, sehingga calon pengguna dapat mengetahui secara dini sistem mana yang cocok. Tetapi pada suatu kondisi tertentu yang berhubungan dengan permintaan calon pengguna yang sangat komplek, serta teknis penangkal petir di lapangan yang berubah-ubah, menjadikan kami profesional dengan menghargai serta berupaya mewujudkannya dengan kompetensi kami sebagai spesialis dan ahli penangkal petir. Sehingga kami terbuka untuk konsultasi dalam perancangan serta penentuan pemasangan sistem instalasi yang efektif, efisien dan handal.

Standar Nilai Resistan Pembumian Grounding

Standar Nilai Resistan Pembumian Grounding


Sebelum memutuskan membuat suatu pembumian atau grounding untuk keperluan pengamanan instalasi. Maka perlu untuk mengetahui standar nilai resistan pembumian grounding yang tepat, dalam hal ini mengacu pada peraturan standarisasi yang berlaku di Indonesia. Sebagai acuan teknis yang paling mudah untuk dipakai yaitu suatu persyaratan atau refrensi peraturan atau perundangan yang telah dibuat oleh orang - orang atau instansi yang berkompeten dan telah ditunjuk dan diakui dalam bidang tersebut. Sehingga bagi orang awam tidak harus pergi ke konsultan untuk mengetahuinya. Hanya saja perlu untuk sedikit mengerti dan mencermati secara tepat isi dari peraturan dan standarisasi yang dikeluarkan dalam hal ini nilai resistan pembumian atau grounding.

Sistem Pembumian Grounding
Sistem Pembumian (Grounding)


Sebenarnya apa yang dimaksud nilai resistan pembumian (grounding) ?

Nilai resistan pembumian yaitu dasar atau acuan suatu tahanan dari penghubung suatu titik sirkit listrik atau suatu penghantar yang bukan bagian dari sirkit listrik dengan bumi menurut cara tertentu. Dijelaskan pembumian tidak hanya untuk sirkit listrik saja, melainkan seluruh sirkit atau instalasi yang dibumikan disebut juga pembumian (grounding, arde, netral, pentanahan). Untuk pembumian sendiri terdiri dari beberapa macam, tergantung jenis instalasi yang terdapat perbedaan karakteristik pemasangan pembumian grounding di dalamnya.


Berapa standar nilai resistan pembumian (grounding) ?

Nilai standar mengacu pada Persyaratan Umum Instalasi Listrik atau PUIL 2000 (peraturan yang sesuai dan berlaku hingga saat ini) yaitu kurang dari atau sama dengan 5 (lima) ohm. Dijelaskan bahwa nilai sebesar 5 ohm merupakan nilai maksimal atau batas tertinggi dari hasil resistan pembumian (grounding) yang masih bisa ditoleransi. Nilai yang berada pada range 0 ohm - 5 ohm adalah nilai aman dari suatu instalasi pembumian grounding. Nilai tersebut berlaku untuk seluruh sistem dan instalasi yang terdapat pembumian (grounding) di dalamnya.

Standar Nilai Resistan Pembumian - PUIL 2000
Standar Nilai Resistan Pembumian - PUIL 2000


Untuk standar nilai resistan pembumian grounding pada bidang penangkal petir, menggunakan refrensi peraturan yang berbeda. Tetapi untuk ketentuan standar nilai resistan pembumian sama dengan refrensi peraturan pada PUIL 2000. Ketentuan yang hampir sama inilah yang menjadikan masing - masing peraturan akan saling berkaitan dalam memberikan solusi dan penjelasan untuk suatu permasalahan. Dengan diperkuat dengan banyak refrensi di atas menjadikan standarisasi lebih kuat dan menjadikannya suatu keharusan. Berikut refrensi untuk standar nilai resistan pembumian yang bersumber dari PER02/MEN/1989, tentang pengawasan instalasi penyalur petir.

Standar Nilai Resistan Pembumian
Standar Nilai Pembumian - PER02/MEN/1989


Bagaimana jika nilai resistan pembumian (grounding) tidak sesuai di atas ?

Jika tidak sesuai seharusnya perlu upaya untuk menyesuaikan dengan nilai yang telah terstandarisasi. Pertimbangannya adalah jika nilai resistan pembumian (grounding) lebih dari 5 ohm maka tidak mendapat pengesahan dan rekomendasi dari dinas tenaga kerja sebagai pihak pengawas dari peraturan dan perundangan tersebut serta dari pihak PLN selaku otoristas tertinggi kelistrikan di Indonesia. Hal ini bisa saja membuat perusahaan tersebut mendapat peringatan dari masalah ini. Serta dari sisi teknis jika nilai resistan pembumian grounding terlalu besar, akan berpengaruh negatif pada komponen dari instalasi tersebut. Dikarenakan pembumian (grounding) yang tidak sempurna akan menimbulkan arus sisa yang merusak komponen - komponen penyusun, terutama komponen elektronik yang sangat peka terhadap arus.


Bagaimana cara untuk mencapai nilai yang dipersyaratkan di atas ?

Untuk membuat instalasi pembumian (grounding) dengan nilai resistan pembumian yang sesuai peraturan dengan melakukan beberapa teknik. Bebrapa teknik pendekatan yang sesuai yaitu memparalel, menambah kedalaman atau memperbesar luas penampang hataran. Dengan melakukan salah satu atau ketiga tehnik tersebut sehingga dapat memperoleh hasil yang diharapkan. Terdapat banyak cara untuk mendapatkan hasil nilai resistan pembumian (grounding) yang standar, tetapi diharapkan melakukan cara yang sesuai (legal) dan tidak mengandung unsur non legal yang dapat merugikan untuk kedepannya.

Pemasangan Pembumian Grounding

Pemasangan Pembumian Grounding


Pemasangan sistem pembumian atau yang lebih dikenal dengan grounding adalah sebagai instalasi pengaman dari arus lebih yang berbahaya bagi manusia maupun peralatan elektronik. Persyaratan nilai grounding dari suatu instalasi adalah </= 5 ohm, hasil tersebut merupakan standar nasional untuk grounding. Standar lain pada suatu sistem grounding yaitu spesifikasi material untuk kabel penghantar, yaitu memiliki luas penampang >/= 50mm2. Sehingga dua hal tersebut yang menjadi acuan dan standar awal untuk pemasangan sistem grounding. Acuan dan standar di atas dipergunakan untuk seluruh jenis sistem pembumian yang ada. Tetapi spesifikasi hasil grounding biasa ditentukan oleh pihak customer, dengan berbagai alasan dan kepentingan.

Pemasangan Sistem Pembumian
Pemasangan Sistem Pembumian


Pemasangan sistem pembumian dan grounding perlu diperhatikan tujuan serta fungsinya. Untuk jenis pembumian sendiri terdiri beberapa macam kategori yang disesuaikan dengan metode masing - masing. Walaupun banyak jenis dan macamnya, hal terpenting dari sistem pembumian adalah standar nilai resistan pembumian grounding. Mengacu pada fungsi utamanya yaitu pembumian yang di buat dengan tujuan menghubungkan suatu rangkaian yang tedapat faktor kelistrikan di dalamnya dengan media bumi. Pemilihan bumi bukan tanpa alasan, hal ini dikarenakan bumi media netral, serta paling aman dan efektif dari segi teknis. Dengan menggunakan media bumi yang tidak terbatas, membuat berapun nilai kebocoran arus yang terjadi bukan menjadi masalah.


Metode pembumian ialah pencapaian resistan pembumian dengan nilai seminimal mungkin hingga mendekati 0 ohm. Hal ini dilakukan karena mengacu pada rumusan nilai arus akan berbanding terbalik dengan nilai resistan pembumian (grounding). Dengan nilai resistan pembumian yang sangat kecil juga mempengaruhi kecepatan hantar arus bocor. Hal ini perlu perancangan sistematis untuk pemasangan pembumian grounding yang tepat sasaran, karena berhubungan dengan komponen elektronik yang memiliki detail spesifikasi kelistrikan yang sangat berpengaruh.

Pembumian Penangkal Petir
Pembumian Penangkal Petir


Pembumian dan grounding pada suatu instalasi kelistrikan terdiri dari beberapa material seperti, kabel BC 50mm (minimal), pipa besi, busbar connector, skoen klem, copper rod, bentonit dan lainnya. Material tersbut merupakan rincian material penyusun sistem pembumian. Tetapi material yang disebutkan di atas tidak semuanya digunakan, sehingga tergantung akan spesifikasi material dari instalasi pembumian yang diharapkan. Hanya material standart yang umum digunakan seperti kabel BC, copper rod dan pipa besi. Sebagai informasi penting untuk diketahui, pembumian untuk pemasangan penangkal petir tidak diperkenankan untuk disatukan (join) dengan instalasi pembumian lainnya, dengan kata lain harus berdiri sendiri. Hal ini menjadi peringatan keras dikarenakan telah diatur dalam perundangan tentang pengawasan instalasi penyalur petir. Penjelasannya adalah dikawatirkan loncatan arus induksi yang belum terbumikan dengan sempurna menyambar dan mengalir ke instalasi lainnya, sehingga menimbulkan efek yang merusak.

Pembumian Tidak Standar
Pembumian Tidak Standar


Hasil dari sistem pembumian grounding dipengaruhi oleh resistan tanah pada daerah tersebut. Untuk nilai resistan tanah dapat dilihat dari unsur dan jenis tanah, lebih detailnya dapat dilakukan pengukuran langsung menggunakan alat ukur. Semakin besar nilai resistan tanah maka semakin besar juga hasil sistem pembumian yang diperoleh. Untuk hasil sistem pembumian di atas 5 ohm, maka perlu untuk disusutkan lagi sehingga sesuai dengan hasil yang diharapkan. Semakin kecil nilai resistan grounding, maka semakin baik dan terjamin efektifitas sistem pembumian tersebut.

Pedoman Teknis Penangkal Petir

Pedoman Teknis Penangkal Petir


Adanya instalasi penangkal petir sebagai nilai tambah untuk keselamatan suatu kegiatan usaha. Tetapi baiknya mengetahui pedoman teknis pemasangan penangkal petir, sehingga memiliki referensi yang mendukung nantinya. Pedoman teknis pemasangan penangkal petir ini merupakan garis besar yang telah mendapat rekomendasi dari pihak-pihak yang ditunjuk dan berkompeten dalam masalah ini. Pedoman teknis ini dibuat untuk mengatur syarat minimal yang harus dipenuhi bagi pihak yang akan menggunakannya.

Pedoman Teknis Penangkal Petir
Teknis Pemasangan Penangkal Petir


Pedoman teknis perlu diterapkan dalam pemasangan penangkal petir, terdapat beberapa kondisi seperti :

1. Instalasi penangkal petir harus memiliki kemampuan perlindungan secara teknis.


Untuk ketahanan teknis bersifat internal, sehingga instalasi penangkal petir tersebut membutuhkan konstruksi yang kuat serta teknis pemasangan yang baik. Bagian dan material yang menjadi komponen penyusun instalasi penangkal petir tersebut harus memiliki kemampuan perlindungan secara teknis. Gambaran umumnya ialah bagian dan material penangkal petir harus sesuai spesifikasi persyaratan dan standar yang berlaku, serta memiliki tanda hasil pengujian atau sertifikat yang diakui, sehingga tidak terjadi kerusakan yang dikarena kesalahan konstruksi dan material.

2. Instalasi penangkal petir harus memiliki ketahanan mekanis.


Instalasi penangkal petir merupakan alat yang akan berhubungan dengan faktor alam seperti sambaran petir, angin serta hujan. Untuk ketahanan mekanis lebih bersifat ketahanan terhadap kondisi eksternal yang terjadi pada instalasi penangkal petir. Sehingga penentuan material serta komponen penangkal petir harus disesuaikan dengan faktor eksternal yang terdapat pada lingkungan tersebut.

3. Instalasi penangkal petir harus memiliki ketahanan terhadap korosi.


Untuk hal ini sudah jelas bahwa faktor korosi harus diketahui sedini mungkin. Maksudnya mengetahui tingkat korosifitas lingkungan tersebut, agar tindakan pencegahan yang sesuai dapat dilakukan dalam pemasangan penangkal petir.

Pedoman teknis penangkal petir di atas selayaknya dapat dipahami sebelum melakukan pemasangan penangkal petir. Instalasi air terminal penangkal petir yang dipasang sesuai dengan pedoman teknis di atas, maka tidak diragukan lagi kehandalan serta efektifitasnya. Demikian pedoman teknis pemasangan penangkal petir semoga dapat membantu menjawab keraguan anda tentang teknis penangkal petir yang baik dan benar.

Air Terminal Penangkal Petir

Air Terminal Penangkal Petir


Banyak ditawarkan dan dijual air terminal penangkal petir dengan tipe yang bermacam - macam. Kebanyakan pada setiap air terminal penangkal petir tersebut memiliki karakteristik yang berbeda satu dengan lainnya. Karakteristik inilah yang secara tidak langsung dijual oleh vendor atau pabrikan air terminal penangkal petir. Sebelumnya pengertian air terminal penangkal petir adalah peralatan dan atau penghantar dari logam yang menonjol lurus ke atas dan atau mendatar guna menerima petir (PER02/MEN/1989). Dalam suatu susunan rangkaian instalasi penangkal petir air terminal tergolong komponen utama yang memiliki peran penting.


air terminal penangkal petir
Air Terminal Penangkal Petir


penangkal petir non radioaktif
Pada kedua sistem penangkal petir baik konvensional maupun elektrostatis air terminal penangkal petir sering ditemui karena komponen ini banyak digunakan. Hanya saja untuk saat ini air terminal penangkal petir menjadi lebih modern baik dalam segi bentuk, nama serta teknologi yang ada di dalamnya. Untuk saat ini dikenal dengan istilah elektrostatis atau lebih keren disebut ESE (Early Streamer Emissions). Air terminal penangkal petir ESE tergolong pasif bukan aktif. Jadi tidak terdapat unsur radioaktif berbahaya di dalamnya. Perbedaan yang paling signifikan antara air terminal penangkal petir konvensional dan elektrostatis adalah luas radius proteksi atau perlindungan sambaran petir.


1. Air terminal penangkal petir pada sistem konvensional :

penangkal petir konvensionala. Dikenal dengan sebutan split / splitzen / runcing / tombak.
b. Terbuat dari material tembaga murni / sepuhan / cor.
c. Bentuk hampir sama yaitu menyerupai tombak.
d. Radius proteksi sempit



2. Air terminal penangkal petir pada sistem elektrostatis :

a. Dikenal dengan sebutan air terminal / head.
b. Terbuat dari material campuran.
c. Bentuk berbeda - beda.
d. Pabrik pembuat berasal dari lokal dan luar (import).
e. Radius proteksi luas


Air terminal penangkal petir elektrostatis saat ini menjadi favorit untuk pemasangan penangkal petir. Tetapi tidak serta merta semuanya, kembali mengacu pada teknis dan kebutuhan. Untuk varian dan macam air terminal elektrostatis menurut asal produk yaitu air terminal penangkal petir lokal dan luar (import), sangat beragam dan akan kita perinci untuk mengenal produk - produk tersebut. Pelajari tips triknya lebih pilih mana penangkal petir lokal atau import untuk produk yang sesuai dengan lokasi pasang.


1. Produk Air Terminal Penangkal Petir Elektrostatis Lokal :

a. Penangkal Petir Kurn
b. Penangkal Petir Thomas
c. Penangkal Petir Gent
d. Penangkal Petir Viking
e. Penangkal Petir Ufo
f. Penangkal Petir Neoflash


2. Produk Air Terminal Penangkal Petir Elektrostatis Luar (Import) :

a. Penangkal Petir LPI Guardian
b. Penangkal Petir LPI Stormaster
c. Penangkal Petir EF System
d. Penangkal Petir Prevectron
e. Penangkal Petir Helita Pulsar


penangkal petir palsu
Kami selaku spesialis dan ahli penangkal petir akan memberikan saran untuk pihak yang akan melakukan pemasangan penangkal petir agar berhati - hati. Hal ini didasari dengan adanya duplikasi air terminal penangkal petir atau barang tiruan. Bukan rahasia umum bahwa pembajakan dan duplikasi marak terjadi, sampai - sampai air terminal penangkal petir menjadi salah satu sasaran. Ahli penangkal petir CV. Bunga Indo Tehnik akan memberikan beberapa tips aman diantaranya, produk air terminal penangkal petir yang memiliki sertifikat cenderung lebih terjaga keasliannya, mintalah sertifikat produk pada instalatir pemasang, jika memiliki dana yang lebih gunakan air terminal penangkal petir luar (import) dan jangan tergiur dengan harga murah dan produk baru yang belum jelas rekam jejaknya.

Industri Eksplosif Perlu Penangkal Petir

Industri Eksplosif Perlu Penangkal Petir


Penangkal Petir tidak hanya digunakan untuk industri manufaktur atau jasa saja, industri eksplosif perlu penangkal petir juga. Semua ini tidak terlepas dari bahaya sambaran petir, yang kita tidak tahu kapan datangnya. Tidak terbayangkan jika industri eksplosif meledak, ini merupakan kerugian yang sangat besar bagi industri tersebut. Belum lagi dampak bagi lingkungan sekitarnya, kalo jauh dari pemukiman penduduk tidak jadi masalah, kalo dekat ini yang sangat berbahaya. Walaupun faktor alam sangat besar peranannya dalam kejadian ini, tapi sebagai manusia yang memiliki teknologi yang mumpuni baiknya berusaha seminim mungkin untuk menghindarinya. Tetang industri eksplosif ialah suatu industri yang di dalamnya memproduksi, menyimpan atau menggunakan zat atau bahan yang dapat meledak, dan efek ledakannya sangat besar dan berbahaya. Mengetahui akan bahaya yang sangat besar maka industri eksplosif perlu penangkal petir, sebagai pengaman terkhusus percikan api dari sambaran petir.

Sambaran Petir
Sambaran Petir

Kebakaran Industri Eksplosif
Kebakaran Industri Eksplosif

Runtutan kejadian memang pernah terjadi akibat efek negatif sambaran petir, seperti pada tahun 1995, 7 buah tangki BBM Pertamina UP IV Cilacap ludes terbakar, hal ini terjadi diawali dengan meledaknya sebuah tangki kerosene karena sambaran petir, kemudian menyambar dan membakar 6 tangki yang lain. Penyebabnya tak lain adalah adanya “Faraday Hole” didalam tangki kerosene yang eksplosif. Kejadi berikutnya tak kalah memprihatinkan yaitu terjadi pada 17 Mei 2009 pukul 19.30, hujan deras disertai angin dan petir di daerah Merbau dan sekitarnya, dan akhirnya petir menyambar pipa pilling dan dengan seketika crater menyala dan terbakar dahsyat. Penyebab utama adalah tidak adanya sistem penangkal petir eksternal yang dapat mencegah terjadinya percikan listrik di daerah yang mudah terbakar. Hal ini telah mengajarkan dan sebagai contoh kepada kita bahwa industri eksplosif perlu penangkal petir.

Industri Eksplosif Perlu Penangkal Petir
Industri Eksplosif Perlu Penangkal Petir

Untuk industri eksplosif perlu penangkal petir dan juga dalam hal pemasangannya memang harus secermat mungkin, karena satu kesalahan kecil saja sangat fatal dari akibat yang ditimbulkan. Untuk industri eksplosif perlu penangkal petir dengan spesifikasi yang lebih baik dibanding industri lain pada umumnya. Hal ini sebagai upaya pengamanan sebaik dan terperinci, baik untuk manusia, mesin dan lingkungan sekitar. Untuk sistem penghantar merupakan faktor yang perlu diperhatikan juga. Seperti hantaran penurunan dan grounding perlu dipasang sedemikian rupa sehingga tidak terjadi tegangan sentuh dan tegangan langkah yang berbahaya, juga dengan lingkungan yang mudah terbakar. Dan yang paling penting untuk keseluruhan sistem penghantar tidak boleh terjadi percikan listrik pada area – area yang berbahaya dan mudah terbakar. Untuk pengkondisian dan penempatan finial air termination (air terminal) perlu direncanakan untuk pemenuhan kebutuhan radius perlindungan area tersebut, jangan sampai tangki penuh minyak tidak berada pada daerah radius perlindungan yang ada.

Peraturan Penangkal Petir

Pemasangan penangkal petir pada industri eksplosif sebenarnya telah diatur dalam suatu refrensi (peraturan terkait). Peraturan yang mendukung upaya tersebut tertuang pada PER02/MEN/1989 tentang Peraturan Pengawasan Instalasi Penyalur Petir. Dijelaskan di dalamnya pada pasal 9 secara terperinci bahwa industri eksplosif perlu penangkal petir, disamping tempat dan industri lainnya. Dengan telah diterbitkanya peraturan tersebut merupakan peringatan dan pedoman bagi perusahaan yang memiliki unsur eksplosif di dalamnya untuk senantiasa menjaga situasi dan kondisi agar tetap aman dari sambaran petir yang berbahaya.

Rahasia Kerja Penangkal Petir

Rahasia Kerja Penangkal Petir


rahasia prinsip kerja penangkal petir
Banyak yang belum paham akan rahasia kerja penangkal petir. Jika melihat dari arti kata penangkal petir ialah menangkal, mencegah atau menolak bahaya daripada sambaran petir. Bagaimana bisa, sambaran petir yang termasuk fenomena alam dan termasuk kekuasaan sang pencipta dapat ditolak?. Hal ini mungkin masih terbesit sesekali dalam pikiran kita.


penangkal petir radioaktif dilarang
Jika melihat dari segi teknik penangkal petir, dahulu memang bersifat menolak dan menangkal, tetapi perlu diingat penangkal petir seperti ini di dalamnya mengandung unsur radioaktif. Jadi rahasia kerjanya menggunakan radioaktif yang memancar sehingga sambaran petir tidak dapat masuk selama masih dalam jangkauan pancaran radioaktif tersebut. Jadi fakta bahwa penangkal petir itu bersifat menolak, menangkal sambaran petir itu benar adanya. Tetapi perlu ditekankan sekali lagi, itu dulu dan tidak untuk sekarang !.




prinsip kerja penangkal petir
Istilah penangkal petir sampai sekarang masih melekat dan populer, padahal saat ini istilah tersebut telah disempurnakan menjadi penyalur petir.



"Lantas bagaimana dengan produk penangkal petir yang sekarang, apa masih mengandung radioaktif di dalamnya?".
Produk penangkal petir yang sekarang sudah bebas 100% dari unsur radioaktif.


"Ah yang benar.. Bagaimana cara membuktikannya?".
Cara membuktikannya dengan dua cara :
  • Cara pertama dengan penjaminan resmi dari vendor pembuat penangkal petir tersebut, jika produk telah terdaftar berarti sudah lulus uji bebas radioaktif. Karena larangan ini telah disahkan oleh BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) dan dijadikan SNI untuk produk penangkal petir, serta diawasi langsung oleh pihak DEPNAKER, dengan peraturan resmi PER02/MEN/1989 (Peraturan Pengawasan Instalasi Penyalur Petir).

  • Cara kedua (agak ekstrim, jika cara pertama belum meyakinkan anda), bongkar penangkal petir tersebut dan carilah komponen dan material yang mencurigakan. Tetapi sebenarnya anda tidak perlu repot melakukan hal ini, karena kami ahli dan spesialis penangkal petir CV. Bunga Indo Tehnik telah melakukannya sepanjang waktu pada pemasangan dan perbaikan instalasi penangkal petir. Dan hasilnya tidak terdapat komponen atau material yang mencurigakan dalam penangkal petir tersebut. Bukti lebih nyata bahwa tim kami sampai saat ini masih dalam keadaan sehat dan bersemangat.


"Bagaimana jika masih ada penangkal petir radioaktif yang lolos?".
Kami yakin tidak ada, karena terdapat banyak faktor diantaranya :

  • Bahaya radioaktif telah menjadi bahaya seluruh dunia, dan pastinya hal ini akan diawasi secara serius.

  • Penggunaan bahan radioaktif pada penangkal petir telah di dihilangkan, ditarik, dilenyapkan dan dilarang keras beredar di pasaran.

  • Menggunakan bahan radioaktif akan sangat beresiko bagi produsen penangkal petir baik dalam negeri maupun luar negeri.

  • Seluruh merk lokal maupun luar selama telah terdaftar SNI, pastinya terjamin aman.


Untuk saat ini walaupun masih menggunakan istilah penangkal petir, tidak akan ada masalah karena seluruh produknya pun telah diawasi dan bebas dari radioaktif.



rahasia kerja penangkal petir
Untuk lebih tahu rahasia kerja penangkal petir saat ini, terlebih dahulu mengganti istilah penangkal petir menjadi penyalur petir. Dari sini sudah dapat diketahui bahwa sambaran petir yang datang tidak lagi ditangkal atau ditolak tetapi disalurkan ke bumi sebagai media netral alami dan aman untuk membuang arus petir yang sangat besar. Tentu saja harus ada media untuk salurannya yaitu penghantar penurunan lebih mudah disebut kabel penangkal petir. Dan lebih penting interkoneksi dengan sistem pembumian atau grounding yang harus memiliki standar nilai resistan pembumian grounding yang telah dipersyaratkan.


Jadi seperti itulah rahasia kerja penangkal petir yang menjadi tanda tanya dan misteri selama ini. Tidak ada unsur mistis dan klenik di dalamnya. Semuanya murni teknologi, logis dan dapat dijelaskan. Jadi mulai sekarang tidak akan ada lagi rahasia antara kita dengan penangkal petir. by.ahlipenangkalpetir